Home Renungan Agar dunia mengejar mu

Agar dunia mengejar mu

by Rhobie
agar dunia mengejarmu

Agar Dunia Mengejar mu  - Kapan kita memiliki visi (tujuan) kepada akhirat, maka Allah akan perbaiki urusan dunia kita. Maka jadikanlah visi tujuan  itu adalah untuk akhirat, maka dunia akan datang mengejar kita. Jiwa akan bahagia, hati akan tentram,keyakinan akan datang, rizki yang halal dan baik tidak akan terluputkan, bahkan apa yang engkau inginkan di dunia akan Allah wujudkan.

Bukankah dunia ini adalah milik Allah? Seandainya seluruh manusia di timur dan barat bersatu untuk menghalangi karunia Allah yang telah ia tetapkan untukmu, apakah mereka sanggup melakukannya?! Ketahuilah, andai saja seluruh umat bersatu untuk memberikan karunia kepada mu niscaya mereka tidak akan sanggup kecuali sebatas ketetapan Allah untuk mu. Dan andaipun seluruhnya ingin mencelakakanmu mereka juga tidak akan sanggup kecuali sebatas ketetapan Allah untuk mu (HR. At-Tarmidzi: 2516).

Baca Juga: Bila diri sempit hati

Jika seperti demikian itu, maka pusat kendali seluruh urusan berada di tangan Allah. Allah berfirman: “Tidak ada satupun binatang melata di bumi ini, kecuali Allah lah yang menanggung rezekinya” (Qs. Hud 6). Allah juga berfirman: “wahai hamba Ku, kapan engkau berusaha mencari ridha Ku, Aku akan membuat mu ridha, dan siapa yang mencari keridhaan Allah dengan kemarahan makhuk, Allah akan ridha, dan membuat orang-orang ridha kepadanya”. Dan Allah telah menjanjikan untuk kalian keadaan yang baik dan kebahagiaan jiwa. Ketahuilah hanya dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tentram (Qs. Ar-Ra’du 28).

Menghadirkan Allah di setiap amal dan perbuatan

Dan diantara cara terjitu untuk mengingat Allah adalah dengan menghadrkan Nya pada seluruh amal dan perbuatan yang dikerjakan. Jangan melakukan suatu amalan sampai merasa bahwa amalan itu hanya untuk Allah semata. Jika kita mampu seperti ini, maka hati akan tentram. Rumah tangga akan bahagia, karena kita menjadikan semua amal atau perbuatan hanya karena Allah. Karena berbuat baik kepada istri untuk keridhaan Allah, bukan untuk keridhaan istri, bukan juga untuk maksud pribadi, akan tetapi berbuat baik hanya untuk membuat Allah ridha. Engkau mengajak istri bicara dengan baik hanya karena Allah, engkau memperlakukannya dengan akhlak termulia karena Allah, engkau penuhi kebutuhannya karena Allah, maka Allah pun akan memberikan kebahagiaan dunia kepada mu. Bahkan saat engkau berhubungan biologis dengannya engkau lakukan karena Allah. Karena Allah memerintah mu untuk menyalurkan syahwat dengan yang halal. Sehingga engkau mencukupkan dengan yang halal karena taat kepada Allah. Sehingga Allah pun ridha saat engkau menunaikan syahwat mu.

Dan akan selalu seperti itu, selama kita selalu bersama Allah dan menjadikan seluruh amalan atau perbuatan karena Nya, Allah akan menjadikan dunia datang menghampiri kita. Ketika tujuan kita adalah akhirat, maka harta benda akan Allah datangkan di dunia. Bukankah Allah telah berfirman?! “siapa yang bertakwa kepada Allah, maka akan ada jalan keluar untuknya, dan akan ada rizki dari jalan yang belum pernah disangka-sangka” (Qs. At-Thalaq: 2-3). Ini janji siapa? Janji Allah yang maha mulia. Apakah Allah lemah dan tidak mampu? Tidak !!! Apakah Allah miskin? Pasti tidak !!! Apakah Allah akan ingkar janji? Pasti tidak!!! Allah tidak mungkin berdusta!!! Jika kita mau melihat sejarah, kita akan dapati, terkadang Allah meberikan kekurangan kepada sebagian wali-wali nya akan tetapi pasti akan ada akhir yang indah di dunia mereka. Dan kekurang tadi hanyalah sebuah ujian saja. “Sungguh, akan kami uji kalian dengan rasa takut, kelaparan, kekurangan harta benda, kematian, dan kekurangan buah-buahan.” (QS. Al-baqarah: 155).

Berpegang Teguh kepada Allah agar dunia mengejar mu

Allah hanya ingin melihat, apakah kita benar-benar Lillahi (karena Allah semata) ataukah tidak. Setelah kita teruji, maka akhir yang indah akan menjadi milik kita. “Dan akhir yang baik adalah milik orang-orang yang bertaqwa” (QS. Al-A’raf: 128). “Katakanlah, siapakah yang mengharamkan perhiasan Allah dan rezeki yang baik-baik, yang ia sediakan untuk hamba-hamba Nya? Katakanlah, itu semua untuk orang-orang beriman di kehidupan dunia dan khusus untuk mereka pada hari kiamat” (Qs. Al-a’raf” 32).

Baca Juga: Mengingat kematian

Ketika kita berpegang teguh dengan syariat, maka nikmat-nimkmat dunia akan datang. Tapi mungkin akan datang bersama kekurangan, cobaan dan musibah. Akan tetapi di akhirat kelak nikmat-nikmat tersebut tidak akan ada kurangnya, nikmat yang sempurna tanda ada cacatnya. Mungkin akan ada orang yang mendatangi mu dan berkata: Aku memiliki kios, aku jual beberapa barang haram, karena barang-barang haram tadilah yang mendatangkan keuntungan, Maha suci Allah!!! Bagaimana bisa barang-barang haram tadi yang mendatangkan rezeki?! Yang mendatangkan rezeki itu adalah Allah, Rabb yang maha mulia. Ia akan menjawab: nanti keuntungan ku akan berkurang. Maka kita jawab: tenang, sabarlah sejenak (Allah lah yang akan memberikan solusi)!

Kita pasti menyaksikan keadaan manusia baik yang muslim maupun yang kafir. Saat mereka menyelisihi syariat, akan ada goncangan ekonomi dunia yang mengerikan. Dan orang beriman terkadan pada awalnya akan mendapat celaan dan ejekan, kasihan si  Fulan ia tidak tahu, ia tinggalkan sesuatu karena keharamannya, ini adalah orang yang sukanya bikin masalah, dan orang yang tidak menimbang efek dari perbutannya. Dada mu akan sempit dipermulaan, akan tetapi “Sungguh bersama kesulitan akan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan akan ada kemudahan” (QS. Al-Insyirah: 5-6).

5/5 (1 Review)

You may also like

Leave a Comment