Home Komputer & Tutorial Cara limit bandwidth menggunakan simple queue mikrotik

Cara limit bandwidth menggunakan simple queue mikrotik

by Rhobie
limit bandwidth

Cara limit bandwidth menggunakan simple queue mikrotik - Sangat penting dalam mengatur bandwidth dalam sebuah jaringan apalagi ISP pasti membatasi penggunaan bandwidth. Salah satu dari fungsi mikrotik adalah mengatur bandwidth itu sendiri dalam sebuah jaringan yang kita bangun. Terdapat dua macam pengaturan bandwidth pada mikrotik yaitu:

  1. Queue simple -> management bandwidth yang diterapkan dalam skala kecil untuk mengatur pemakaian download upload per user.
  2. Queue tree -> management bandwith berdasarkan group, namun harus juga mengatur firewall mangle jika ingin menggunakan Queue tree.

Apabila bandwidth dalam suatu jaringan tidak bisa diatur lalu lintasnya, pasti pengguna akan saling berebut bandwidth. Bahkan ada pengguna yang tidak mendapatkan jatah bandwidth sama sekali. Apalagi kita umpamakan dalam sebuah jaringan perkantoran yang membutuhkan koneksi internet yang stabil. Jika lalu lintas trafik internet tidak diatur pasti semua kinerja karyawa kantor yang membutuhkan koneksi internet akan terganggu.

Dalam penerapan pembagian bandwidth menggunakan queue simple atau queue tree yaitu tergantung yang mana yang kita sukai dan mudah di implementasikan dalam sebuah jaringan. Dan juga simple queue cukup sederhana dan mudah dipahami.

Di artikel ini akan dibahas tentang membagi bandwidth menggunakan queue simple.

Cara Limit Bandwidth dengan Queue Simple

Bukalah winbox yang kita sayangi dan pilih menu queue.

Queue Simple

Pastikan dulu berapa besar bandwidth dalam ISP yang kita gunakan. Sehingga kita bisa mengalokasikan bandwidth tidak melebihi besarnya bandwidth yang kita miliki. Dalam kasus ini contohnya kita memiliki bandwidth sebesar 10Mbps.

Klik Tombol + maka akan muncul tampilan berikut:

Client1

Pada gambar diatas terdapat target download dan upload. Isi sesuai kebutuhan. Disini contohnya kita memberikan jatah maksimum bandwidth download pada client sebsar 2Mbps dan upload 512Kbps. Target Address isi sesuai IP address Client (Komputer) yang dimiliki client tersebut. Lalu tekan OK.

Ulangi Tutorial diatas jika ingin melimit bandwidth pada client yang lainnya. silahkan konfigurasikan sesuai kebutuhan.

Cukup sederhana jika membagi bandwidth menggunakan queue simple. Silahkan dikembangkan lagi. Jika ada yang masih bingung atau ingin menambahkan silahkan komen dibawah ini atau hubungi saya... Happy sharing and Learning...!!!

You may also like

Leave a Comment