Home Renungan Cara Menjadi Muslim Sejati

Cara Menjadi Muslim Sejati

by Rhobie
Cara Menjadi Muslim Sejati

Cara Menjadi Muslim Sejati - Dalam istilah yang sangat sederhana seorang Muslim adalah Penganut Agama Islam. Kata Muslim berarti orang yang tunduk pada Kehendak Allah. Ini terdapat dalam kalimat "Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad itu adalah Utusan Allah". Seorang Muslim hendaknya memiliki kemampuan untuk menyelesaikan perbedaan tanpa dendam atau kemarahan. Dalam Artikel ini akan dijelaskan Tentang Cara Menjadi Muslim Sejati.

Tongkrongin juga: Seperti Hati Burung

ayonongkrong.com

Muslim Sejati

Muslim Sejati, begitu banyak yang mengaku bahwa dia adalah seorang muslim. Dari sekian banyak penduduk dunia yang beragama islam tapi sangat sedikit yang memiliki kepribadian seorang muslim. Dari penjelasan ini bahwa ada orang yang hanya agamanya saja sebagai muslim, namun perilaku dan tindakannya sama sekali tidak menunjukkan keislamannya.

Tongkronging Juga: Agar Dunia Mengerjar mu

ayonongkrong.com

Rasulululullah Saw bersabda; “suatu saat nanti kalian akan dikeroyoki oleh berbagai suku bangsa seperti mereka mengeroyoki makanan”. Salah seorang bertanya; “Apakah kami saat itu minoritas ya Rasululullah?”. “Tidak”, jawab Rasulullah, “bahkan kalian saat itu mayoritas, tetapi hanya bagai busa. Allah hilangkan rasa takut di hati musuh-musuh kalian dan Allah tumbuhkan di dalam hati kalian kehinaan! Lantas ada yang bertanya: “Kehinaan bagaimana ya Rasululullah?” Nabi pun menjawab: “cinta dunia dan takut mati”.

Lihatlah kondisi saat ini banyak masyarakat dalam keadaan lemah, dilanda berbagai krisis dan perpecahan. Hanya dikarenakan perbedaan pendapat, mampu memecah belah. Padahal Islam mengajarkan kita untuk tidak bercerai berai dan tetap teguh pada tali ajaran Allah.

Situasi yang seperti ini harus segera kita atasi. Siapapun yang merasa dirinya seorang yang memiliki semangat keislaman tidak akan merelakan perpecahan terjadi. Islam bukanlah Agama Individual, tetapi agama pemersatu. Seluruh umat muslim adalah satu, bagaikan satu jasad. Jika sakit salah satu anggota tubuh, maka yang lain akan merasakannya. Islam itu tidak hanya agama ibadah, tetapi The Way Of Life, mengatur segala masalah dunia dan akhirat. Agama Islam mengarahkan kita ke Wihdah (Persatuan), Al-quwwah (Kekuatan), Al 'Izzah (Harga Dirir), Al 'adl (Keadilan) dan juga kepada perjuangan.

Fungsi dan Tujuan Islam

Misi Risalah Islam yang Rahmatan Lil'alami (Rahmat bagi seluruh alam) bertujuan untuk memberikan petunjuk manusia pada agama yang haq, yang Allah ridhoi. Fungsi islam yang menyejukkan bagi seluruh manusia ini tidak akan terwujud kecuali diamalkan oleh orang yang memiliki kepribadian atau jati diri sebagai Muslim. Oleh karena itu semuanya pasti diawali dengan diri sendiri, keluarga, masyarakat dan lingkungan.

Tongkronging Juga: Bila Diri sempit hati

ayonongkrong.com

Islam menyelematkan kita dari keresahan yang ada dalam hati kita yaitu Apa Tujuan Hidup Kita? Islam menjelaskan kepada kita semua sejak awal bahwa tujuan hidup yang hakiki adalah untuk menyembah Allah. Kita harus memahami bahwa satu-satunya cara untuk keselamatan kita di kehidupan ini dan akhirat adalah dengan cara mengenal Tuhan yang menciptakan kita, Beriman kepada Nya, dan mengindahkan ucapan tauhid "Tiada Tuhan selain Allah".

Hidup adalah suatu perjalanan dari satu masa ke masa yang lain. Berpindah dari garis masa silam, melewati masa sekarang untuk menuju masa depan. Masa silam adalah sejarah, masa kini adalah realita dan masa yang akan datang adalah cita-cita.

Kita tidak akan membiarkan hidup kita habis dengan sia-sia. Hidup terlalu singkat andai cuma di isi dengan keluhan, kegelisahan, rasa pesimis. Jiwa seperti itu tidam mencerminkan muslim sejati. Rasulullah Bersabda: "Seorang muslim tidak akan pernah ditimpa kecuali kebaikan, apabila ditimpa kejelekan ia bersabar, dan jika dilimpahkan kenikmatan ia bersyukur”.

Muslim sejati tidak mungkin pernah mengeluh menghadapi kehidupan, karena ia telah memiliki kepribadian yang utuh dalam menghadapi segala macam ujian hidup. Cara menjadi muslim sejati, sudah seharusnya mempunyai sifat-sifat yang sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Al-Hadits. Semua itu jua sudah dipraktekkan oleh para Sahabat Nabi maupun salafus shaleh. Yaitu pribadi yang sikap, ucapan dan tindakannya terwarnai oleh nilai-nilai yang datang dari Allah Swt dan rasul-Nya .

Tongkrongin juga: Kiat Menjaga Lisan

ayonongkrong.com

Cara menjadi seorang Muslim Sejati

Ada sepuluh sifat yang melekat dalam cara menjadi muslim sejati

  1. Salamatul Aqidah (Keyakinan yang benar)
    Ada enam hal yang membuat seorang muslim yakin terhadap tujuan hidupnya yaitu: Iman kepada Allah, Malaikat, Kitab, Rasul, Hari Akhir, dan Qadha dan qadar. Keyakinan ini membuat kita selalu optimis akan pertolongannya.
  2. Shihhatul Ibadah (Ibadah yang Benar)
    "Jika shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, carilah karunia Allah, dan ingatlah Allah banyak-banyak agar kamu beruntung”.
  3. Matinul Khuluq (Akhlak yang Kokoh)
    Akhlak perilaku lahir secara otomatis dan mencerminkan ekspresi diri seseorang di segala tempat dan waktu. Akhlak tidaklah perilaku kondisional yang hanya diekspresikan pada waktu-waktu tertentu saja.
  4. Tsaqoatul Fikr (Wawasan pengetahuan yang luas)
    Menjalani kehidupan bukan hanya mengandalkan keyakinan, ibadah dan akhlaq. Butuh pengetahuan tentang apa yang sedang ia tuju. Cara menjadi muslim sejati adalah selalu menuntut ilmu. "Katakanlah: “Apakah sama antara orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesunguhnya hanya orang-orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”.
  5. Quwwatul Badan (Tubuh yang kuat)
    “Mukmin yang kuat adalah lebih baik dan lebih aku cintai daripada mukmin yang lemah”. (HR. Muslim, Ibnu majah dan Imam Ahmad). Kesehatan jasmani harus mendapat perhatian seorang muslim.
  6. Al-Qudrah ‘ala al-Kasbi (Mampu mencari nafkah)
    “Bekerjalah untuk duniamu, seakan-akan kau akan hidup selamanya. Dan beramal buat akhiratmu, seakan-akan kau akan menemui ajal esok pagi”. Agama kita melarang umatnya untuk bersikap santai, bermalas-malasan dan bertopang dagu.
  7. Nafi’an li Ghairihi (Bermanfaat bagi lainnya)
    “Sebaik-baik kalian adalah orang yang selalu diharapkan kebaikannya dan aman dari kejahatannya, adapun seburuk-buruk kalian adalah orang yang tidak diharapkan kebaikannya dan tidak aman dari kejahatannya”. (HR. Ahmad)
  8. Harisan ‘ala waqtihi (Mampu mengatur waktu)
    “Waktu itu bagaikan sebilah pisau, jika tidak kamu gunakan untuk memotong, niscaya ia yang akan memotongmu!”.
  9. Munazhzhoman fi syu’unihi (Mampu mengatur urusannya)
    Suatu urusan mesti dikerjakan secara profesional. Apapun yang dikerjakan, profesionalisme wajib selalu diperhatikan. "Serahkanlah suatu perkara itu kepada yang ahli nya"
  10. Mujahidan linafsihi (Berjuang melawan hawa nafsu)
    “Tidak beriman seseorang dari kamu sehingga ia menjadikan hawa nafsunya mengikuti apa yang aku bawa (ajaran Islam)”. (HR. Hakim)

Kesimpulan

Muslim adalah orang yang memiliki kemampuan untuk menyelesaikan perbedaan tanpa dendam atau kemarahan. Muslim adalah orang yang gigih meskipun mengalami kemunduran. Muslim adalah orang yang tahu hidup ini terlalu singkat untuk disia-siakan dalam kegiatan yang tidak berguna. Muslim adalah orang yang tidak memiliki prasangka, intoleransi, kebencian, atau balas dendam. Muslim adalah orang yang memiliki kapasitas untuk menghadapi kekecewaan dan kesulitan tanpa menjadi pahit. Muslim adalah orang yang menerima kesalahannya dan yang tidak mengeluh bahwa bunga mawar memiliki duri tetapi bersukacita karena beruang mawar. Muslim adalah salah satu yang kebutuhannya sesuai dengan perintah Alquran dan kebutuhan Nabi Muhammad SAW. Muslim adalah orang yang membuat jihad (perjuangan) untuk mengubah hal-hal, yang dia bisa dan yang hidup damai dengan hal-hal yang tidak bisa dia ubah. Muslim adalah orang yang dengan lembut dan terus-menerus mempertanyakan dirinya sendiri "Apakah saya seorang Muslim?

5/5 (1 Review)
Summary
Cara Menjadi Muslim Sejati
Article Name
Cara Menjadi Muslim Sejati
Description
Cara Menjadi Muslim Sejati - Dalam istilah yang sangat sederhana seorang Muslim adalah Penganut Agama Islam. Kata Muslim berarti orang yang tunduk pada Kehendak Allah. Ini terdapat dalam kalimat "Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad itu adalah Utusan Allah"
Author
Publisher Name
Ayo Nongkrong
Publisher Logo

You may also like

Leave a Comment