Home Featured Gunung Kunyit Kerinci Menikmati keindahan taman dewa

Gunung Kunyit Kerinci Menikmati keindahan taman dewa

by Rhobie

Gunung Kunyit Kerinci – Salah satu hutan yang berada dalam kawasan TNKS adalah Gunung Kunyit Taman Dewa (gunung belerang) yang memiliki flora endemik, yaitu jenis Nepenthes inermis. Pesona keindahan yang Kerinci miliki selalu menarik untuk diulas. Pada keindahannya juga terselip banyak cerita-cerita mistis yang mengundang rasa penasaran bagi semua orang. 

Taman Dewa Gunung Kunyit Kerinci

Bukan hanya sebagai hutan, namun di Gunung Kunyit atau yang orang sebut juga gunung belerang ini masih banyak satwa yang dilindungi yang terancam punah contohnya Harimau Sumatera. Disamping sebagai hutan lindung, Gunung ini sangat berbau mistis dan masih banyak menyimpan cerita rakyat yang hingga saat ini penduduk sekitarnya masih percaya, terutama misteri taman dewa yang ada pada puncaknya.

Baca Juga: Eloknya Pemandangan Bukit Tebing Kerinci

Gunung Kunyit terletak di Desa Talang Kemuning Kabupaten Kerinci. Dulunya Gunung ini jarang orang kunjungi namun sekarang banyak para pendaki yang mengincar keindahan gunung kunyit. Tempat ini cocok untuk dijadikan sebagai surga para peneliti flora dan fauna maupun sebagai tempat kegiatan para Pecinta Alam.

Mt Kunyit

Komposisi Vegetasi Hutan Gunung Kunyit Kerinci

Hutan pegunungan sebagai salah satu tipe ekosistem hutan yang memiliki fungsi yang sangat besar sebagai tempat pelestarian keanekaragaman hayati. Akibat tekanan penduduk terhadap tipe ekosistem hutan dataran rendah yang telah menyebabkan semakin kecilnya luas hutan dataran rendah, menyebabkan keberadaan hutan pegunungan sangat perlu sebagai tempat pelestarian keanekaragaman hayati pada masa yang akan datang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hutan di Gunung Kunyit Kerinci disusun oleh 35 Suku dari 75 jenis (pohon), 33 suku dari 75 jenis (pancang) dan 33 jenis suku dari 53 jenis (Semai dan tumbuhan bawah). Kelimpahan jenis-jenis penyusun hutan gunung kunyit didominasi oleh siku Lauraceae, Fagaceae, Myrtaceae dan Guttifereceae. Berdasarkan besarnya INP, hutan Gunung kunyit didominasi oleh Castanopsis antentea, Letsea sp., Toona sinesis, Santiria laerigata, Vernonia arborea, Lithocarpus sp. dan Quercus oidocarpa pada ketinggian 1400Mdpl - 1600Mdpl. Pada ketinggian tempat 1700Mdpl - 1900Mdpl hutan didominasi oleh jenis Podocarpus imbricartus, Dacrydium ellatum, Weinmannia blumei dan Symingtonia populnea.

Satwa Gunung Kunyit

Pengamat satwa burung menggemari Gunung kunyit kerinci sebagai tempat penelitian sebagian besar burung karena termasuk dalam wilayah hutan lindung. Sebagian besar spesies burung endemik sumatera Pitta Schneider, burung Pegar Salvadire dan Sumatran Cochoa yang diperkirakan semuanya punah namun ditemukan kembali disini dalam kawasan hutan taman nasional kerinci seblat. Lebih dari 375 spesies burung telah terdata.

Tempat ini juga merupakan lokasi paling penting untuk harimau sumatera dan salah satu dari 12 cadangan jenis harimau yang paling penting oleh dunia. Fauna lain seperti gajah, macan tutul, tapir, beruang madu dan setidaknya tujuh spesies primata juga masih ada dalam kawasan ini. Mereka sering ditemukan di daerah hutan taman nasional.

Akses ke Gunung Kunyit Kerinci

Akses ke Gunung kunyit ini dari Desa talang kemuning kecamatan gunung raya kabupaten kerinci. Dari kota sungai penuh bisa menggunakan transportasi darat menuju Talang Kemuning dengan waktu tempuh 1 jam. Pendakian ke gunung kunyit untuk menuju puncak memerlukan waktu sekitar 3 atau 4 jam dari Desa Talang Kemuning. (Informasi terbaru 2018)

Baca Juga: Danau Duo Kerinci

Beranjak dari sebuah desa yang tergolong nyaman dengan udara yang benar-benar sejuk, berjalan menelusuri desa. Menjelang sampai pintu rimba, menahan sengatan matahari untuk menerjang hamparan ladang kulit manis. Aroma nan harum dan khas tercium dari semerbak kayu manis.

akses ke gunug kunyit kerinci

Butuh waktu 1,5 jam untuk memasuki pintu rimba yang merupakan batas dari TNKS dengan pemukiman warga. Tidak terlalu jauh, kita bisa mendengar suara siamang, burung-burung yang saling sahut menyahut dalam belantara hutan.

Baca Juga: Danau Lingkat Kerinci

Pintu rimba Mt Kunyit
Pintu Rimba Gunung Kunyit

Pada pintu rimba saatnya istirahat sejenak, memulai petualangan untuk menuju gunung kunyit. Setelah menerjang hamparan kulit manis, tiba saatnya merasakan pergantian suasana alam bebas dan liar. harus menaklukkan Jalur menanjak dan ekstrim demi janji keindahan gunung belerang ini. Dalam perjalan menuju puncak hendaknya meningkatkan kewaspadaan karena gunung kunyit juga merupakan kawasan perlintasan harimau sumatera, yang bisa saja mengancam para pendaki.

Baca Juga: Membuka Tabir Panorama Keindahan Kerinci

Sepanjang rute perjalanan kita bisa menemukan tumbuhan kantung semar, anggrek hutan, lumut-lumut hutan yang tumbuh pada segala sesuatu, seperti pada pohon, bebatuan maupun atas tanah dan pemandangan pohon-pohon yang menjulang tinggi.

Kantung Semar Taman dewa gunung kunyit kerinci
Tumbuhan Kantung Semar

Baca Juga: Rawa Bento the Amazone Of Kerinci

Panorama Keindahan Taman Dewa gunung kunyit

Tak kalah indahnya membandingkan gunung kunyit ini dengan gunung lain yang ada pada pesona alam kerinci. Pesonanya sangat takjub besama rimbunnya hutan dan taman dewa yang ada pada puncaknya. Dengan ketinggian sekitar 2.151Mdpl gunung ini tergolong jenis gunung startovulcano yang merupakan habitat satwa liar yang saat ini orang-orang masih melindunginya. Dan juga pada tempat ini para pendaki bisa menikmati indahnya hiasan tumbuhan Kantung semar dan anggrek berjajar rapi sekitar jalur pendakian.

Baca Juga: Keindahan Danau Tertinggi se asia tenggara

Medan terjal yang mengelilingi kawah, berkombinasi dengan bau belerang, membuat daerah rawan longsor. Pada tempatini kita dapat melihat uap dan gas naik keatas langit-langit gunung. Menemukan Keberadaan sebuah taman alam yang unik, Taman tersebut tertata dengan sendirinya dari pohon-pohon dan tanaman pegunungan. Taman Bidadari (Taman dewa) ini menjadi daya tarik para pendaki yang membuat mereka tertarik mendaki pegunungan meski jalurnya terbilang berat. Menurut kepercayaan masyarakat, para penggemar supranatural hingga kini sering menjadikan gunung kunyit sebagai tempat ritual

Saat berada pada puncak pandang gunung kunyit, pemandangan menawan deretan bukit hijau, samudera hindia dan kabupaten muko-muko Bengkulu terlihat. Semua lelah penat terbayar dengan sajian panorama yang terdapat pada gunung kunyit.

Pemandangan dari taman dewa gunung belerang kunyit
Pemandangan Puncak Gunung Kunyit Kerinci (Gunung Belerang)

Tidak hanya menyajikan pemandangan alam saat menuju gunung kunyit. Taman dewa yang berada pada gunung belerang ini tertata rapi seolah-olah menyambut kedatangan para pendaki.

Meskipun taman dewa ini tidak lagi seperti dulu karena separuhnya rusak akibat insiden kecelakaan helikopter sekitar tahun 2009-2010, namun gunung belerang ini tetap memberikan keindahan yang menyejukkan mata.

Taman dewa
Taman Dewa Gunung Kunyit

Gunung kunyit kerinci memberikan pengalaman baru

Dengan jalur yang cukup ekstrim, bersama lagi dengan suasana mistis yang terdapat pada gunung kunyit kerinci ini memberikan momen baru. Bercak lumpur yang melekat pada sekujur tubuh membuat kita bisa merasakan menantangnya berada dalam alam liar. Kita bisa mengenal jenis-jenis tumbuhan dan satwa yang hidup dalam hutan gunung ini untuk menambah pengetahuan. Karena mendaki gunung bukan hanya tentang puncak, namun tentang pendidikan ilmu pengetahuan yang kita dapatkan setelah mendaki gunung.

Romansa malam Taman Dewa

Dalam alam liar, tak lengkap jika kita tidak bermalam atau mendirikan tenda bersama teman maupun kerabat. Menikmati malam dan secangkir seduhan kopi menjadikan petualangan ini menjadi sebuah momen yang harus selalu abadi. Suasana yang indah saat api unggun menemani malam yang sejuk. Bersantai dan bercerita berbagi pengalaman bersama teman saat menikmati malam.

Cerita Rakyat

Cerita rakyat tentang gunung kunyit Penamaan Gunung ini karena Belerang yang ada pada Gunung ini berwarna kuning, dan menurut cerita lainnya penamaan lainnya karena Penghuni nya adalah ‘Ninek Une’ (Nenek Kuning). Gunung ini memiliki nama lain yaitu Bukit Belerang (Gunung Belerang). Konon Pahlawan Kerinci Depati Parbo menjadikan Gunung ini sebagai tempat baginya untuk menata batin sembari mendekatkan jiwa dan raga Kepada Tuhan dalam menghadapi Penjajahan saat Zaman Belanda. Ajaibnya, timah panas prajurit belanda yang hendak menyarangkan ke tubuh Depati Parbo tak mampu menembus tubuh. Bahkan hingga sekarang Gunung kunyit Kerinci tetap orang-orang jadikan sebagai tempat menuntut kebatinan.

Baca Juga: Suku Melayu tertua

Tips dan Trik

  1. Lengkapilah semua kebutuhan peralatan sebagaimana seperti tenda, logistik, perlengkapan pribadi.
  2. Bawalah Pemandu dari warga setempat sehingga kita bisa merasakan nyaman saat mendaki.
  3. Pelajari setiap medan atau rute tempuh.
  4. Bawalah tali karena dari Puncak Pandang  menuju taman dewa melewati spot yang begitu terjal.
  5. Jangan ambil apapun kecuali gambar, jangan meninggalkan apapun kecuali jejak.

Summary
Gunung Kunyit Kerinci Menikmati keindahan taman dewa
Article Name
Gunung Kunyit Kerinci Menikmati keindahan taman dewa
Description
Gunung Kunyit Kerinci – Kawasan TNKS Taman Dewa terselip cerita mistis. gunung belerang di kerinci ini satwa Harimau Sumatera.
Author
Publisher Name
Ayo Nongkrong
Publisher Logo

You may also like

1 comment

Shania November 19, 2018 - 4:47 pm

Banyak wisatawan yang belum tau tentang gunung kunyit padahal gunung ini bisa dikatakan objek wisata yang harus dikunjungi. Terutama pendaki lokal agar bisa memperkenalkan potensi wisata yang ada ke publik.

Reply

Leave a Comment