Home Renungan Lisan yang penuh dengan Dzikir

Lisan yang penuh dengan Dzikir

by Rhobie
lisan yang penuh dengan dzikir

Dzikir merupakan ibadah yang dapat dilakukan kapan pun, dimana pun dan dalam kondisi apapun. Dzikir yaitu amalan sederhana yang dapat dilakukan oleh siapapun baik dalam kondisi sempit maupun lapang. Dzikir membuat hati menjadi tenang dan semakin mendekatkan diri kepada sang Khaliq, Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah memerintahkan hambanya untuk banyak berdzikir. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya.” (QS Al Ahzab: 41).

Baca Juga: Sambut Ramadhan dengan bahagia

Allah selalu mengingat orang yang berdzikir

Jika seseorang selalu berdzikir dan ingat kepada Allah maka Allah pun akan selalu mengingatnya. Pengawasan dan pertolongan Allah akan senantiasa menyertainya. Allah berfirman: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu , dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni'mat)-Ku.” (QS Al Baqarah: 152).

Dzikir menghidupkan hati yang mati

Seseorang yang senantiasa ingat dan dzikir kepada Allah maka hatinya akan menjadi hidup. Hati yang hidup atau bersih akan membuat seseorang mudah mencintai dan melakukan amalan kebaikan. Oleh karenanya, Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam memberi perumpamaan orang yang berdzikir dan tidak berdzikir seperti orang yang hidup dan mati. Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati.” (HR Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Proses Penyusunan Alqur'an

Dzikir adalah inti dari ibadah dan syariat Islam seluruhnya

Kalau dicermati sebenarnya inti dari ibadah kepada Allah adalah mengingat dan memuji Allah. Shalat, haji dan amalan yang lainnya intinya adalah dzikir. Diriwayatkan dari Abdullah bin Busr radhiallahu’anhu, ada seorang lelaki berkata kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam: “Wahai, Rasulullah! Sesungguhnya syari’at Islam telah banyak bagiku, oleh karena itu, beritahulah aku sesuatu buat pegangan”. Beliau bersabda: “Tidak hentinya lidahmu basah karena dzikir kepada Allah.” (HR Tirmidzi).

Dzikir adalah amalan sederhana tetapi pahalanya begitu besar

Dzikir dapat dilakukan kapan pun dan dalam kondisi apapun. Bentuk dan bacaan dzikir pun bermacam-macam, seseorang bisa menyesuaikan dengan kondisi dan kemampuannya. Dzikir dapat dengan kalimat syahadat (La ilaha illallah), istighfar, hamdallah (Alhamdulillah) atau yang lainnya. Banyak sekali dalil-dalil yang menyebutkan pahala tentang hal ini. Diantaranya, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Dua kalimat yang ringan di lidah, pahalanya berat di timbangan (hari Kiamat) dan disenangi oleh Tuhan Yang Maha Pengasih, adalah: Subhaanallaah wabi-hamdih, subhaanallaahil ‘azhiim.” (HR Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Cara menjadi muslim sejati

Masih banyak lagi keutamaan dzikir yang lainnya, tetapi sekiranya apa yang telah disebutkan di atas semoga cukup membuat kita untuk bersemangat memperbanyak dzikir kepada Allah. Mari kita teladani panutan kita, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam. Beliau berdzikir kepada Allâh Azza wa Jalla dalam setiap keadaannya. Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata : “Adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu mengingat Allah dalam setiap keadaannya.” (HR Muslim).

5/5 (1 Review)
Summary
Article Name
Lisan yang penuh dengan dzikir
Description
Dzikir merupakan ibadah yang dapat dilakukan kapan pun, dimana pun dan dalam kondisi apapun. Dzikir yaitu amalan sederhana yang dapat dilakukan oleh siapapun baik dalam kondisi sempit maupun lapang.
Author
Publisher Name
Ayo Nongkrong
Publisher Logo

You may also like

Leave a Comment