Home Umum Penjelasan Tentang Harimau Sumatera, Lindungi Mereka

Penjelasan Tentang Harimau Sumatera, Lindungi Mereka

by Rhobie
penjelasan tentang harimau sumatera

Artikel ini membahas tentang Penjelasan tentang harimau sumatera. Seperti yang kita ketahui harimau sumatera adalah salah satu jenis harimau yang tersisa di Indonesia. Ada tiga jenis harimau dimana dua diantaranya adalah harimau bali dan harimau jawa yang dikabarkan punah pada tahun 1940an.

Harimau Sumatera

Banyak yang membahas tentang penjelasan harimau sumatera ini. Hal ini dikarenakan betapa penting nya peran harimau sumatera bagi kehidupan. Harimau Sumatera "Felidae" adalah kelompok satwa kucing yang terdapat 36 spesies dan tersebar hampir seluruh dunia. Ditinjau dari besar tubuhnya Felidae dibagi manjadi tiga yaitu kucing kecil, kucing sedang dan kucing besar. Di Sumatera ada 6 Spesies kucing liar dari berbagai ukurannya. Kucing dampak, kucing hutan, dan kaucing batu dikelompokkan sebagai kucing kecil. Kucing emas dan macan dahan di masukkan ke dalam kelompok kucing sedang. Sedangkan Harimau menjadi kucing liar yang dikelompokkan sebagai kucing besar.

Tongkrongin Juga: Uhang Pandak Sumatera Kerinci Antara ghaib dan nyata

ayonongkrong.com

Harimau Sumatera adalah subspesies harimau yang bercirikan terdapat garis-garis tebal pada kulit mereka yang berwarna orange. Mereka bertahan hidup di bagian hutan yang tersisa di Pulau Sumatera. Percepatan Deforestasi dan perburuan liar yang merajalela membuat makhluk yang dilindungi ini terancam punah seperti sahabat mereka harimau bali dan harimau jawa.

Di Indonesia, siapapun yang tertangkap berburu harimau bisa berhadapan dengan aparat dan akan dihukum dan didenda. Hukum yang ditegakkan bukanlah hanya suatu ancaman namun ini telah terealisasi demi perlindungan harimau sumatera.

Tongkrongin Juga: Persiapan Camping yang harus diperhatikan

ayonongkrong.com

Penjelasan tentang ciri-ciri fisik harimau sumatera

Penjelasan tentang ciri-ciri fisik Panthera Tigris sumatrae (harimau sumatera) sebagai berikut:

  • Memiliki badan yang relatif kecil jika dibandingkan dengan semua subspesies harimau yang masih utuh hingga sekarang.
  • Harimau jantan dewasa tingginya mencapai 60Cm dan panjang 250Cm, berat badan sampai 140Kg. Berbeda dengan harimau betina yang panjangnya rata-rata sekitar 198cm dan berat cuma 91kg.
  • Kulitnya paling gelap dibandingkan harimau jenis lain, mulai dari kuning kemerah-merahan hingga oranye tua.

Penyebab Kelangkaan Harimau Sumatera

Penyebab kelangkaan harimau sumatera ini adalah punahnya mereka disebabkan mereka selalu diburu sejak pada masa penjajahan belanda dahulu kala. Disamping itu menyempitnya habitat alami dikarenakan pembakaran hutan maupun penebangan hutan.

Laju penurunan populasi harimau sumatera dipicu oleh faktor yang disebut The Evil Quartet. Yaitu degradasi dan fragmentasi habitat, konflik dengan manusia, eksploitasi SDA yang berlebihan dan kepunahan eksponensial. Berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Republik Indoneisia mengatasi kepunahan Harimau Sumatera. Upaya ini dilakukan melalui penegakan hukum, survei pemantauan keberadaan harimau dan kampanye melibatkan manusia dalam perlindungan satwa yang dilindungi ini.

Tongkrongin juga: Masjid Tua di Kerinci

ayonongkrong.com

Penjelasan Tentang Nilai Penting Harimau Sumatera

Harimau memiliki nilai yang sangat penting sebagai salah satu satwa prioritas dalam pengelolaan keanekaragaman hayati di Indonesia. Nilai penting harimau sumatera ditinjau dari sudut pandang ekologi, politik, hukum dan kebijakan, sosial budaya. ekonomi dan ilmu pengetahuan.

Aspek Ekologi

Harimau memiliki peranan yang sangat berarti dalam ekosistem bagaikan regulator dan indikator. Sebagai regulator biologi, kedatangan populasi harimau menjadi berarti sebagai penyeimbang populasi satwa lain. Harimau yang ada di puncak rantai makanan berfungsi mengatur populasi satwa mangsa melalui interaksi pemangsaan. Sebagai indikator biologi keberadaan populasi harimau berfungsi sebagai penanda kehadiran satwa mangsa dan kualitas habitat. Harimau menjadi indikator kualitas habitat untuk menjamin fungsi hutan sebagai sistem penyangga kehidupan. Selain indikator, harimau merupakan spesies payung karena memiliki daerah yang jelajah luas. Dengan kata lain, melindungi harimau dapat melindungi bentang alam serta keanekaragaman hayati di dalamnya.

Tongkrongin Juga: Situs Peninggalan Nenek Moyang Kerinci

ayonongkrong.com

Akspek Hukum dan Kebijakan

Pelestarian harimau sumatera didukung kebijakan dan perlindungan hukum nasional dan internasional. Di Indonesia harimau dilindungi dalam UU No. 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. UU No. 41/1999 tentang kehutanan. UU No. 13/2014 tentang pencegahan dan penanggulanan Kerusakan Hutan serta merupakan salah satu dari dari 25 spesies prioritas. Lebih spesifik lagi terkait perlindungan harimau, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan strategi dan rencana aksi konservesi harimau sumatera.

Pelesatarian harimau sumatera juga dilakukan pada tataran internasional. Kebijakan serta perlindungan harimau sumatera tercatat dalam hukum atau konvensi internasional seperti Convention International Trade in Endangered Spesies of Wild Fauna and Flora (CITES), Convention on Biological Diversity (CBD), Convention Concerning the Protection of Wold Cultural and Natural Heritage (World Heritafe Convention-UNESCO), ASEAN Agreement onf the Consevation onf Nature and Natural Resources 1985, serta kerjasama beilateral indonesia dengan negara sahabat terkait konsevasi satwa liar.

Tongkrongin Juga: Cara Survival di Alam Bebas

ayonongkrong.com

Aspek Ilmu Pengetahuan, Sosial Budaya dan Ekonomi

Penjelasan tentang Keberadaan harimau sumatera mempunyai peranan yang spesial bagi peneliti maupun warga yang tinggal di kawasan hutan dalam aspek ilmu pengetahuan, sosial budaya dan ekonomi. Harimau sumatera memiliki watak yang susah dipelajari. Oleh karena sifatnya tersebut berbagai cara dikembangkan guna mempelajari kehidupan harimau meliputi dinamika populasi, sebaranm dan perilakunya di alam liar. Perkembangan metode dan pengetahuan kita dalam mempelajari harimau juga berpengaruh pada spesies lain. Misalnya dalam penggunaan metode kamera trap. selin merekam harimau alat tersebut juga mendeteksi keberdaan satwa lainnya yang sulir dijumpai. Tercatat penggunaan kamera trap turut mengisi kekosongan informasi mengenai populasi dan ekologi satwa seperti tapir, kucing dampak, kucing batu dan lain sebagainya.

Dalam sudut pandang sosial budaya, harimau sumatera di berbagai daerah menempati kedudukan yang dihormati oleh masyarakat. Di Batak misalnya harimau dipanggil dengan sebutan Ompung yang merupakan panggilan kepada seseorang yang dihormati. Di Jambi dan di Padang harimau dipanggil dengan sebutan Datuak yang biasa untuk menyebutkan tetua adat. Inyiak untuk menyebut orang yang dituakan dan dihormati. Atau sebutan lain seperti Ampang Limo. Masih banyak kearifan lokal, kisah-kisah bijak dancerita rakyat yang menceritakan bagaimana masyarakat hidup berdampingan dengan harimau. Di Sumatera Barat contohnya warga membagi waktu aktivitas mereka bersama harimau. Warga mengakhiri kegiatan sehari-hari mereka sebelum jam enam sore agar harimau dapat beraktivitas. Lain di jambi, perermpuan berambut panjang harus mengikat rambutnya jika memasuki hutan dan setian orang tidak boleh mematahkan ranting pohon dengan lutut. Di berbagai daerah cerita interaksi manusia dan harimau terus dipelihara turun-temurun yang secara tidak langsung berperan dalam pelestarian harimau.

Penjelasan tentang Karakteristik Harimau Sumatera

Penjelasan tentang enam (6) Karakteristik harimau sumatera yang penting kita ketahui yaitu bersifat Kriptif, Elusif, Memiliki Kepadatan Rendah, Bersifat Teritorial dan memiliki daerah jelajah luas.

  1. Kriptif (Cryptic). Merupakan sifat makhluk yang dapat menyamar atau tersamarkan. Sifat harimau sebagai kamuflase dalam melakukan perburuan mangsa. Harimau berambut kuning keemasan dengan garis hitam merupakan penyamaran yang hampir sempurna saat mengintai mangsa. Pola Loreng tubuh harimau yang berbaur di dalam kerimbunan pepohonan dengan cahaya dan bayangan menjadikan keberdaannya sulit diketahui.
  2. Elusif (Elusive). Elusif maksudnya adalah sulit dipahami. Elusif lebih condong pada sifat harimau yang cenderung menghindar dari pandangan dan interaksi manusia.
  3. Kepadatan Rendah. Harimau Sumatera memiliki kepadatan rendah. Populasi harimau sangat bergantung pada kelimpahan mangsa, perilaku hidup yang soliter dan daerah jelajah yang cukup luas.
  4. Tergantung Mangsa (Prey Based). Keberlangsungan hidup harimau sangat tergantung pada kelimpahan satwa mangsa utamanya.
  5. Jelajah Luas. Harimau merupakan satwa yang memiliki daerah jelajah luas. Sebagian besar waktu hidup harimau digunakan menjelajah untuk memenuhi kebutuhannya dalam mendapatkan mangsa, beristirahat, bereproduksi, mencari tempat perlindungan dan aktivitas lainnya. Luas jelajah harimau berbeda, bergantung pada anak jenis dan jenis kelamin.
  6. Teritorial. Harimau bersifat teritorial, menguasai suatu luasan tertentu sebagai daerah kekuasaan untuk bertahan hidup dan berkembang biak. Luasan Teritori harimau bergantung pada kondisi lingkungan, jenis kelamin, kelas umur, dan keberadaan mangsanya. Secara umum, Luas minimum teritori 15-20 km2. Luas Teritori jantan pada umumnya lebih besar dan mencakup beberapa teritori bentina.

Cara Mencegah Kepunahan Harimau Sumatera

Penjelasan tentang cara mencegah kepunahan harimau sumatera. Para pelestari lingkungan berjuang untuk menyelamatkan spesies yang terancam punah ini. Bentang alam tropis sumatera yang saat ini sebagiannya berubah menjadi perkebunan sehingga mengancam kehidupan Harimau Sumatera. Akibatnya populasi spesies ini telah turun drastis dan semuanya menghadapi kepunahan jika kita sebagai masyarakat biasa tidak lagi memperdulikan lingkungan.

Menyelamatkan harimau sama dengan melestarikan Ekosistem. Dengan melestarikan dan menyelematkan harimau berarti seluruh ekosistem hutan belantara terselamatkan. Karenanya, melestarikan hutan belantara adalah hal yang sangat penting untuk mempertahankan sistem pendukung kehidupan. Jadi menyelamatkan harimau sama halnya dengan menyelamatkan ekosistem yang sangat vital bagi kehidupan manusia.

Harimau memainkan peran penting dalam kesehatan ekosistem. Harimau merupakan karnivora teratas dalam ekosistem dan berada di puncak rantai makanan. Penghapusan karnivora teratas dari suatu ekosistem dapat berdampak pada kelimpahan relatif spesies herbivora dalam suatu kelompok. Bersama dengan karnivora besar lainnya sebagai macan tutul, ia bertindak sebagai mekanisme kontrol bagi herbivora atau konsumen.

Menyelamatkan habitat harimau merupakan cara awal dalam penyelamatan satwa yang dilindungi ini. Kita hentikan pembakaran hutan, kita perangi ilegal logging, kita kampanye kan gerakan tanam sejuta pohon. Menurut Penelitian harimau yang hidup di alam bebas umurnya lebih panjang dibandingkan harimau yang di kurung.

Penjelasan tentang cara menghindari dan mencegah konflik dengan harimau sumatera

  1. Selalu Sadar posisi dimana anda berada
    Hindari untuk berada di wilayah jelajah harimau. Jika memang harus berada di wilayah jelajah harimau usahakan selalu waspada terhadap lingkungan sekitar.
  2. Berikan satwa ruang gerak untuk menghindari kita
    Kebanyakan satwa cenderung menghindar dari manusia. Jadi jangan mengusik atau merusak habitat harimau.
  3. Usahakan untuk selalu ada teman jika berada di wilayah jelajah harimau
    Adanya teman, membuat kita bisa saling mengawasi, mencari tambahan bantuan jika diperlukan.
  4. Di wilayah jelajah harimau, jangan berpenampilan atau berperilaku menyerupai satwa mangsanya
    Harimau dapat melakukan kesalahan menerkam sesuatu yang sebenarnya bukan mangsanya. Jangan merunduk-runduk atau berperilaku menyerupai hewan berkaki empat.
  5. Jika Berjumpa dengan harimau, usahakan untuk tetap tenang
    Jangan berlari dari harimau. Gerakan yang tiba-tiba atau mengejutkan dapat memicu naluri berburu harimau.
  6. Jika berada di wilayah harimau, siapkan alat untuk melawan
    Siapkan alat yang dapat digunakan untuk melawan jika terjadi serangan. Tongkat kayu, golok/parang.
  7. Usahakan untuk tidak membelakangi harimau, atau berada di tempat harimau bersembunyi
    Harimau umumnya menyerang dari berlakang, mengarah pada leher dan kepala. Lindungi bagian tubuh yang rawan tersebut.
  8. Ketika berjalan di daerah dengan resiko perjumpaan yang tinggi
    Upayakan untuk tidak mengagetkan harimau. Berjalan perlahan atau dengan suara-suara yang terkontrol akan memberikan kesempatan satwa untuk menghindar dari kita .
  9. Ketika harus bermalam di wilayah jelajah harimau
    Pilih tempat yang aman. Hindari jalur satwa atau daerah dengan semak-semak yang rapat. Bersihkan tempat dan tutup tenda. Berilah tanda dengan lampu. Nyalakan api unggun.
  10. Jangan membiarkan makanan tidak tersimpan dengan baik
    Makanan yang tidak tersimpan dengan baik dapat mengundang satwa. Bersihkan atau timbun sampah makan yang tersisa.
  11. Jangan mencoba mendekati harimau atau mengusik satwa
    Biarkan satwa berperilaku secara alami. Ekspresi satwa kadang sulit dibaca. Satwa terusik biasanya akan berusaha mempertahankan diri.
  12. Kurangi penggunaan wewangian yang menyengat
    Harimau berkomunikasi dengan penciuman dan dapat mengenali aroma-aroma tertentu. Salah wewangian yang kita gunakan bisa fatal.

Kesimpulan Penjelasan Tentang Harimau Sumatera

  • Harimau Sumatera dikategorikan terancam punah (Critically Endangered) dalam daftar lembaga konservasi IUCN dan masuk dalam CITES Appendix I yang artinya perdagangan internsional komersial dilarang
  • Di Indonesia dilindungi dengan undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
  • Seperti namanya, harimau Sumatera adalah satwa endemik Pulau Sumatera. Hanya terdapat sekitar 400 harimau Sumatera di alam bebas.
  • Harimau Sumatera Merupakan harimau terkecil dari keseluruhan subspesies harimau, dengan panjang mencapai 2,5 meter dan berat 140 kilogram.
  • Warna bulunya lebih gelap dari jenis harimau lainnya dan bervariasi dari warna kuning kemerahan sampai oranye gelap dengan belang berwarna hitam.
  • Belang harimau berfungsi sebagai kamuflase di antara alang-alang dan rumput.
  • Harimau adalah predator teratas dalam lingkaran jaring makanan. Tanpa predator alami di habitatnya, manusia merupakan ancaman terbesar bagi keberadaan harimau. Perburuan dan fragmentasi habitat di Sumatera merupakan ancaman utama bagi spesies ini.
  • Karena terfragmentasinya habitat alami mereka, harimau terpaksa mendekat ke pemukiman masyarakat yang mengakibatkan konflik antara manusia dan harimau dan timbulnya korban dari kedua belah pihak.
  • Harimau merupakan species payung (umbrella species) yang artinya dengan melindungi spesies ini secara tidak langsung juga melindungi spesies lainnya yang hidup di habitat yang sama.

Referensi:
https://www.wwf.or.id
Ebook Panduan Pemantauan Populasi Harimau sumatera

Summary
Penjelasan Tentang Harimau Sumatera
Article Name
Penjelasan Tentang Harimau Sumatera
Description
Artikel ini membahas tentang Penjelasan tentang harimau sumatera. Seperti yang kita ketahui harimau sumatera adalah salah satu jenis harimau yang tersisa di Indonesia. Ada tiga jenis harimau dimana dua diantaranya adalah harimau bali dan harimau jawa yang dikabarkan punah pada tahun 1940an.
Author
Publisher Name
Ayo Nongkrong
Publisher Logo

You may also like

Leave a Comment