Home Renungan Penyakit Hati Dalam Islam

Penyakit Hati Dalam Islam

by Rhobie
penyakit hati

Penyakit hati dalam islam adalah hati yang didalamnya ada keraguan terhadap ajaran rasul sehingga tidak ada lagi perasaan bersalah apabila telah melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah dan hatinya tidak lagi dapat menerima kebaikan yang diibaratkan seperti kendi yang terbalik yang tidak dapat menerima air.

Pengertian Penyakit hati

Penyakit hati dalam islam adalah penyakit atau gangguan yang ada pada hati dan perasaan manusia. Penyakit hati dalam islam bukanlah penyakit hati yang menyangkut kesehatan seperti penyakit liver, chirhosis, dan lain sebagainya. Penyakit yang ada dalam hati setiap orang bisa mempengaruhi perilaku dan perbuatannya. Penyakit hati ini disebutkan dalam firman Allah SWT yang artinya: Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir. (QS At Taubah : 125).

Baca Juga: Keutamaan Shalat malam

Hati merupakan penentu baik atau buruknya perilaku seseorang. Seseorang apabila telah terkena penyakit hati maka di dirinya tidak ada lagi perasaan bersalah apabila melakukan suatu pelanggaran terhadap ajaran. Ia akan melakukan berbagai cara untuk membenarkan apa yang telah ia lakukan.

penyakit hati dalam islam

Faktor-faktor yang menyebabkan penyakit hati

Penyebab penyakit hati yang banyak melanda umat manusia diantaranya adalah:

a. Syirik

Penyebab penyakit hati dalam islam yang pertama adalah syirik. Syirik merupakan perbuatan, anggapan, atau iktikad menyekutukan Allah Swt dengan yang lain, seakan-akan ada yang maha kuasa selain Allah Swt. Menurut pengertian bahasa, berarti persekutuan atau bagian (nasib). Orang yang menyekutukan Allah disebut musyrik. Syirik merupakan dosa besar yag tidak terampuni dan perbuatan terkutuk yang akan menjatuhkan martabat manusia seperti hewan, bahkan lebih hina. Orang yang memiliki sifat syirik, akan menjalani hidupnya tanpa akidah.

Baca Juga: Hidup Itu Seperti Gema

b. Munafik

Munafik merupakan penyakit hati yang dibenci dalam islam. Modal utama orang-orang munafik adalah tipuan yang mereka perjualbelikan. Mereka mengerahkan segenap jerih payah agar tipuan itu tidak terungkap. Untuk itu mereka banyak bersumpah palsu di setiap tempat, dengan asumsi hal tersebut dapat menutupi penipuan mereka.

c. Penyakit hati disebabkan oleh Perbuatan Maksiat

Apabila kemaksiatan sudah berkumpul di dalam hati seseorang maka akan menghalangi pandangannya tentang kebaikan, ia akan lupa akan Allah dan senantiasa mengabaikan perintah dan larangan-Nya.

Baca Juga: Hubungan Islam dan Ilmu Pengetahuan

d. Lalai

Lalai menyebabkan penyakit hati. Al-Ghazali menyebutkan dalam bukunya yang berjudul menyingkap rahasia qolbu kelalaian atau kelengahan akan menambah penyesalan, kelalaian akan menghilangkan kenikmatan dan menghalangi penghambaan kepada Allah.
Kelengahan akan menambah kedengkian, keaiban dan kekecewaan. Adapun kelompok orang-orang lalai ini adalah mata mereka tidak dipergunakan untuk melihat segala nikmat Allah, telinga tidak dipergunakan untuk mendengar ayat-ayat-Nya, dan hatinya enggan berdzikir. Dan Allah telah mengunci mati hati mereka sehingga kehidupan mereka dipenuhi kerugian.

e. Berpaling

Berpaling dalam islam juga menyebabkan penyakit hati. Maksudnya berpaling di sini adalah berpaling dari mempelajari ilmu agama dan mendalaminya serta berpaling dari ilmu pengetahuan tentang sunnah penghulu para utusan. Orang yang berpaling dari Allah adalah orang yang tidak mau menghadiri majelis ilmu, tidak mau meminta fatwa para ulama, dan tidak mempunyai pemahaman tentang agama.

f. Sibuk dengan urusan dunia dan mengabaikan urusan akhirat

Untuk mencari ridha Allah, manusia tidak harus melupakan urusan dunia, seperti mencari rizki, membangun rumah dan lain sebagainya. Namun, manusia diperintahkan untuk menyeimbangkan antara urusan dunia dan akhirat. Oleh sebab itu manusia harus mempersiapkan bekal diri untuk dirinya di akhirat kelak. Mengikuti keinginan dunia tidak akan ada habisnya. Seseorang bisa saja lupa akan akhirat apabila terlalu mengejar dunia, inilah yang menimbulkan penyakit hati dalam diri manusia, sehingga manusia rakus akan kenikmatan dunia.

Baca Juga: Fungsi Dunia Bagi Manusia

g. Berlebih-lebihan

Ibnu Taimiyah dalam bukunya yang berjudul Penyejuk Hati mengatakan, terlalu banyak makan, minum, tertawa, bergaul dengan manusia, bercanda, melihat dan tidur dapat membuat hati menjadi sakit.35 Dalam islam kehidupan kita semuanya memiliki porsi masing-masing, apabila sesuatu itu telah berlebihan maka dapat menimbulkan penyakit atau kelainan. Ibnu Qayyim Al-Jauziyah menyebutkan ada empat macam racun hati, yaitu banyak bicara, banyak makan, banyak memandang dan banyak bergaul.

Cara mengobati penyakit hati dalam islam

Ada beberapa dosa yang tidak disadari kita telah melakukannya sehingga meninggkalkan noda di hati kita. Semua itu adalah dosa-dosa yang harus kita waspadai. Contoh umum dosa yang membuat penyakit hati itu adalah "Fitnah". Sudah menjadi hal biasa dalam era modern ini Fitnah merajalela. Sebab dengan adanya media sosial orang-orang sangat mudah menyebarkan berita yang tidak benar. Mereka menyalah gunakan media sosial tersebut demi kepentingan. Bencana lainnya adalah Pamer, dan itu sungguh merupakan semacam syirik yang tersembunyi. Berikut ini dijelaskan cara mengobati penyakit hati dalam islam.

Menyembuhkan Hati dengan sederhana

  1. Istighfar
    Untuk menyembukan hati perlu dimurnikan terlebih dahulu dari semua jenis kotoran seperti iri, kemunafikan, kesombongan, kerakusan dan penyakit lainnya. Langkah pertama menuju pemurnian adalah Istighfar.
  2. Seringlah membaca alquran dan memahami artinya
    Allah menyebut Al-Quran sebagai shifa, yaitu obat untuk hati. Membaca Al-Quran itu sendiri memurnikan bahkan meskipun kita tidak mengerti artinya, apalagi jika kita memahami artinya pasti menambah keimanan kita dan membuat hati menjadi benar-benar bersih.
  3. Melaksanakan Ibadah Lainnya
    Sebagai manusia kita diwajibkan beribadah dengan tulus dan ikhlas hanya mengharapkan ridho Allah. Jika kita bisa beribadah dengan benar sesuai tuntunan hadits dan sunnah, Insya Allah kita akan terhindar dari penyakit hati

Kiat menghindari penyakit hati

Ibnu Qayyim al-Jauziah menjelaskan:  di antara yang dapat menghidupkan hati dan mengobati penyakit hati adalah dengan dzikir (mengingat Allah). Maksud berdzikir dalam islam disini harus kita pahami secara utuh, bukan hanya komat-kamit membaca asma Allah atau doa-doa, tetapi lebih dari itu dzikir adalah suatu amal yang mencakup aktivitas mengingat Allah, apakah ketika kita sedang bekerja,  belajar, sekolah, bermain, liburan, mau tidur, mau pergi buang air, mau makan, dan lain-lain. Bukan hanya ketika kita berada dalam pengajian atau ritual ibadah dimana kita mengingat Allah, tetapi setiap saat, setiap kondisi kita mesti mengingat Allah. Karena itulah yang dapat membuat hati kita tenang dan tentram.Pada intinya dalam menghindari maupun mengobati penyakit hati adalah dengan cara selalu mengingat Allah, mengerjakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangan Nya.

5/5 (1 Review)
Summary
Penyakit hati dalam islam
Article Name
Penyakit hati dalam islam
Description
Penyakit hati dalam islam adalah hati yang didalamnya ada keraguan terhadap ajaran rasul sehingga tidak ada lagi perasaan bersalah apabila telah melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah dan hatinya tidak lagi dapat menerima kebaikan yang diibaratkan seperti kendi yang terbalik yang tidak dapat menerima air
Author
Publisher Name
Ayo Nongkrong
Publisher Logo

You may also like

Leave a Comment