Home Seni Budaya Tari Rangguk Tarian Tradisional Kerinci

Tari Rangguk Tarian Tradisional Kerinci

by Rhobie
Tari Rangguk tari tradisional kerinci

Tari Rangguk Kerinci – merupakan tarian tradisional yang berasal dari kabupaten kerinci  jambi yang telah  dikenal oleh masyarakat Kerinci sejak dulu. Rangguk merupakan dialek orang kerinci hulu. Sedangkan di Kerinci terdapat beragam dialek. Jadi setiap daerah menamakan Tari Rangguk berbeda-beda sesuai dengan dialek daerah masing-masing.

Asal-Usul Tari Rangguk Kerinci

Ada bermacam pendapat tentang arti dari Rangguk. Pendapat pertama bahwa kata rangguk berarti "Tari" sedangkan pendapat lainnya mengatakan bahwa kata rangguk  adalah gabungan dari kata "uhang (orang)" dan "nganggok (mengangguk)".

Baca juga: Tari Asyek seni budaya kerinci yang harus dijaga

https://www.ayonongkrong.com

Asal-usul tarian tradisional ini disebut rangguk ada kaitannya dengan seorang ulama dari Dusuk Cupak Kerinci. Konon, disekitar awal abad ke-19 ulama tersebut pergi ke Mekah. Kepergiannya itu tidak hanya semata-mata menunaikan ibadah haji tapi sekaligus memperdalam pengetahuan tentang agama islam. Disamping menimba ilmu, ulama tersebut tertarik dengan salah satu kesenian yang ada disana yaitu rebana yang sambil menganggukkan kepala.

Sepulangnya dari Mekkah ulama tersebut berdakwah dan untuk  menarik perhatian menggunakan alat musik rebana dengan gerakan menganggukan kepala serta melantunkan pantun dan pujian kepada Allah. Usaha ulama itu menuai hasil mengajak masyarakat tertarik untuk belajar agam islam. Disamping belajar agama masyarakat juga belajar seni tari rangguk. Tidak lama berselang waktu, ulama tersebut wafat namun warga kerinci selalu senantiasa menyebarkan ajaran agam islam. Masyarakat yang berdakwah memasuki semua wilayah kabupaten kerinci. Dalam Perkembangannya, gerakan anggukan kepala yang dimainkan menjajaki lantunan musik rebana ini maka tarian ini di sebut dengan Tari Rangguk.

Tongkrongan lain: Masjid Tua di Kerinci

https://www.ayonongkrong.com

Ciri menganggukan kepala mengikuti lantunan musik rebana merupakan hasil perkembangan seni setelah masyarakat Kerinci mengenal ajaran agama Islam. Tarian ini banyak terkandung nilai estetik atau keindahan dan nilai spiritual yang bersumber ajaran Islam yang terletak pada selingan pantun puji- pujian selain gerakan menganggukan kepala dan irama musik tabuhan rebana.

Nilai yang terdapat dalam Tari Rangguk

Tari Rangguk memiliki nilai keelokannya serta nilai spiritual yang bersumber kepada ajaran agama islam. Perihal ini tercermin dalam setiap gerakan kepala (mengangguk-angguk), irama tabuhan rebana dan selingan pantun pujian. Gerakan tarian tradisional kerinci yang disajikan oleh para penari diambil dari sebagian gerakan semacam liukan tumbuhan-tumbuhan, gerak riang hewan, serta lenggak-lenggok manusia yang dikombinasikan jadi satu. Serta tidak kalah berarti dari penerapan Tari Rangguk merupakan nilai spiritual yang menempel bagaikan ungkapan rasa syukur serta ketakwaan kepada Maha Pencipta (Allah SWT).

Sejarah dan Perkembangan Seni Tarian

Sejarah dan Perkembangan seni tarian rangguk dengan gerakannya disesuaikan dengan untuk apa tarian tradisional ini diselenggarakan. Ketika tarian ini diselenggarakan dengan tujuan hiburan maka para personilnya memainkan rebana dan mengangguk dengan duduk formasi melingkar. Namun jika tarian ini diselenggarakan buat penyambutan tamu maka para personil menari dengan formasi berdiri berbaris dengan memainkan rebana dan kepala mengangguk kepada tamu kehormatan sebagai bentuk penyambutan.

Tari Rangguk juga diselenggarakan atau dibawakan pada pesta masyarakat kerinci seperti kenduri Sko, acara adat pemberian gelar Luhah untuk Negeri (adat). Biasanya tarian tradisional kerinci ini dilaksanakan seperti pengangkatan ninik mamak Rio Depati, Mangku, Datuk dll.

Dulu Desa Kumun yang pada saat ini sudah menjadi bagian dari Kota Sungai Penuh setelah terjadi pemekaran Kerinci, merupakan desa yang maju. Pemerintahan nya berasaskan Ringan Sama Dijinjing dan Berat Sama Dipikul. Pada masa itu tari ini hanya dilakukan oleh sekelompok orang dewasa. Tapi di era saat ini tarian ini dibawakan oleh siapa saja dan bahkan berkembang disegala wilayah Sungai Penuh dan Kerinci. Saat ini tarian ini masih terjaga kebudayaannya dan gerakannya pun sudah banyak dikembangkan (banyak variasi).

Fungsi Tari Rangguk

Hingga era modern saat ini Fungsi tari rangguk berubah. Dulu tarian tradisional kerinci ini hanyalah hiburan semata, namun sekarang menjadi tarian tradisional khusus kegiatan acara penyambutan tamu. Nilai Filosofis tarian ini muncul pada setiap gerakan tubuh yang sejalan dengan pantun, menyesuaikan semua elemen berbagai makhluk hidup. Bahkan Tarian ini sekarang diselenggarakan saat acara Festival Danau Kerinci yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dalam kegiatan tahunan sebagai Promosi Wisata dan pertunjukan seni budaya kerinci.

Tongkrongan lain: Situs peninggalan nenek moyang kerinci

https://www.ayonongkrong.com

Alat musik yang digunakan

Jenis Alat musik

Jenis alat musik tari rangguk adalah Rebana dimainkan oleh setiap personil yang menari sambil bernyanyi bersama anggota personil yang bernyanyi. Rebana ini dari bahan kulit sapi maupun kambing dengan lingkaran pinggir yang terbuat dari kayu yang diukir sedemikian rupa. Rebana ditabuh sehingga menghasilkan bunyi sebagai pengiring gerakan tari.

Syair Lagu

Syair dan irama lagu tari rangguk bernuansa riang gembira. Liriknya yaitu:
Ranauk Kau...lasilah rumpun padoi
Palah laditimpo lasi kayu aro 2x
Takah lutauk susan nialah jaroi
Minta niala maooh dikulah pado kayo 2x
Dibudere ujeang ladirimbo
Daleang niala padoi dibulah darea jangea 2x
Dibucare kito niala muko
Daleang niala ratai dikulah carea jangea 2x
Tanjung Pauh Punai lah dimurindau
Tampek niala putai dikulah tiko sanjo 2x
Ralah lamo kamai lah dimurindau
Kinai lah baru masu kito lah dibusuo 2x
Balea palea la di lah rabuih tinggai
Padoi lah dimunjadoi Karang lah diku tutauk 2x
Kayoa balek kamai lah dingan tingga
Apo nialah rubeng ratailah kamai rindau 2x

Pakaian adat yang digunakan

Semua Personil mengenakan pakaian adat kerinci seperti baju kurung bernuansa ukiran emas dan kuluk berbenang emas. Namun dikarenakan perkembangan ilmu seni tari maka pakaian yang digunakan banyak perubahan dan memakai pakaian adat dengan disain masing-masing tergantung dengan untuk apa Tari Rangguk itu di pentaskan.

5/5 (3 Reviews)
Summary
Tari Rangguk Tarian Tradisional Kerinci
Article Name
Tari Rangguk Tarian Tradisional Kerinci
Description
Tari Rangguk Kerinci – merupakan tari yang berasal dari kabupaten kerinci jambi yang telah dikenal oleh masyarakat Kerinci sejak dulu. Rangguk merupakan dialek orang kerinci hulu.
Author
Publisher Name
Ayo Nongkrong
Publisher Logo

You may also like

1 comment

patuih Desember 5, 2018 - 1:09 am

Semestinya kebudayaan itu tetap dijaga agar tidak musnah ditelan zaman

Reply

Leave a Comment